Kabar mengenai harga minyak mentah untuk perdagangan sore hari ini tercatat mengalami pelemahan tipis. Di awal pekan ini komoditas energi tersebut terlihat hanya bergerak terbatas seiring dengan memburuknya data ekonomi China yang ditunjukan oleh penurunan GDP China untuk kuartal keempat 2013 yang melemah ke level 7,7% dan disaat yang bersamaan tingkat produktifitas sektor industri di bulan Desember 2013 di negara tersebut turun 0,3% menjadi 9,7%.
Sedangkan dari Timur Tengah, pihak pemerintah China akhirnya sepakat untuk membuka ruang adanya penutupan dan penghentian beberapa proyek nuklirnya sebagai bentuk kesepkatan dengan beberapa negara Barat dan PBB.
Harga minyak mentah berjangka saat ini turun 81 sen menjadi 93,56 dollar per barel. Sedangkan minyak mentah jenis Brent turun 35 sen menjadi 106,13 dollar per barel.
Untuk perdagangan malam hari ini, perdagangan minyak mentah di Amerika Serikat atau NYMEX akan mengalami libur perdagangan seiring dengan perayaan nasional hari Martin Luther King. Sedangkan untuk perdagangan esok hari harga minyak diperkirakan akan dipenuhi oleh beberapa sentimen fundamental dari data sentimen ekonomi Jerman dan faktor kebijakan moneter Jepang.
Sementara itu pada perdagangan di bursa Nymex dini hari tadi harga minyak mentah mengalami penurunan yang cukup signifikan (21/01). Harga minyak tergerus dari level penutupan paling tinggi dalam dua minggu di tengah melemahnya pertumbuhan ekonomi dan output industri di China, konsumen minyak mentah terbesar kedua di dunia.
Harga minyak mentah mengalami penurunan sebesar 1 persen di New York. Produksi pabrik di China mengalami peningkatan sebesar 9.7 persen di bulan Desember, ekspansi paling lambat dalam lima bulan belakangan.
Harga minyak mentah berjangka WTI untuk kontrak Februari mengalami penurunan sebesar 94 sen dan ditutup pada posisi 93.43 dollar per barel. Harga minyak mentah tersebut akan jatuh tempo pada perdagangan besok.
Harga minyak mentah Brent untuk kontrak pengiriman bulan Maret mengalami penurunan sebesar 13 sen dan ditutup pada posisi 106.35 dollar per barel. Harga sempat melemah sebesar 67 sen pada perdagangan tadi malam.
Harga minyak mentah berjangka jenis WTI tampak mengalami pergerakan yang akan cenderung melemah. Harga komoditas ini akan bergerak pada kisaran 91 – 95 dollar per barel.
